Masih dengan alasan yang sama, Resolusi Sehat 2017. Kali ini saya mencoba menuntaskan program yoga dari panduan Youtube di channel Yoga with Adriene atau dengan subscribe ke sini biar dapet email cinta dan kalender workoutnya. Salah satu alasannya karena menurut saya cara memandunya lembut dan cukup mudah diikuti. Sebelum ini saya belum pernah mencoba yoga dengan serius karena merasa justru bikin badan jadi pegal-pegal dan belum menemukan guru yang cocok.
credit picture: @scarletadrianne
Tulisan ini mulai dibuat saat sudah memasuki hari ke-13 (Opening Practice) yang fokusnya terasa lebih banyak untuk hip opening. Beberapa gerakan sudah terasa lebih mudah tapi tetap saja belum bisa mengikutinya dengan sempurna, apalagi yang berkaitan dengan gerakan punggung (karena saya skoliosis).
Hari ke-14 (Forgiveness Practice) fokusnya lebih banyak tulang belakang. Gerakannya tidak banyak dan kalem tapi justru dengan menahan satu gerakan dalam posisi yang sama agak lama itu jadi tantangan tersendiri.
Hari ke-15 (Fearless Practice) lebih seperti power yoga karena bikin keringat mengucur deras. Di bagian hampir akhir dilatih untuk melakukan crow pose tapi saya tidak berhasil karena terlalu takut jatuh atau cedera, mungkin karena itu ya hari ini dinamai fearless practice.
Hari ke-16 (Sweet Practice) di hari ini banyak gerakan memeluk diri sendiri seperti namanya yang manis. Fokus gerakan untuk kestabilan sendi dan memperbaiki pencernaan.
Hari ke-17 (Stillnes Practice) latihan hari ini cukup pelan dan lembut sampai tidak terasa saat mau berakhir. Sangat menyenangkan saat dilakukan di hari Minggu.
Hari ke-18 (Balancing Practice) seperti namanya, fokus hari ini untuk menyeimbangkan. Banyak pose yang bertumpu pada 1 kaki. Hari ini cukup berat dan lumayan berkeringat.
Hari ke-19 (Light Practice) hari ini diawali dengan lembut lalu mulai agak berat di bagian tengah. Salah satu manfaat dari latihan yoga rutin mulai terasa, hari ini akhirnya bisa full side plank dengan durasi agak lama.
Hari ke-20 (Peace Practice) tidak terlalu banyak variasi gerakan. Hari ini rasanya damai dan menenangkan dengan banyak berfokus pada pernapasan pernafasan.
Hari ke-21 (Strenght Practice) banyak sekali plank, jadi bikin gobyos banget. Lalu yang nggak nyangka, abis latihan tangan lumayan cenut-cenut seperti abis angkat barbel.
Hari ke-22 (Gentle Practice) santai banget karena ini semacam rest day practice. Hanpir semua gerakannya dilakukan sambil baringan. Enak banget buat pas lagi mager.
Hari ke-23 (Discipline Practice) semacam power yoga yang bikin gobyos banget tapi sesudahnya bikin badan jadi nyaman banget.
Hari ke-24 (Patience Practice) tidak seberat kemarin, tapi durasi hari ini adalah yang paling lama dari seluruh sesi. Sampe hari ini masih belum berhasil mencoba pose2 sulit yang diajarkan. Pola atur nafas udah jauh lebih baik dari sebelumnya.
Hari ke-25 (Root Practice) memasuki minggu terakhir yoga boot camp ini. Hari ini cukup santai, waktu tree pose jadi semakin menyadari kalo kekuatan kaki kiri dan kanan berbeda cukup jauh.
Hari ke-26 (Creative Practice) latihan berdurasi 20 menit yang lumayan banyak gerakan bebasnya, tidak terlalu berat dan menyenangkan.
Hari ke-27 (Self Practice) latihan untuk chest opener, lumayan berat karena ini pertama kali camel pose. Tapi tetep seru karena jadi makin kenal sama kondisi dan kapasitas tubuh. Gerakan yang awal-awal terasa sulit juga makin terasa mudah sekarang.
Hari ke-28 (Heart Practice) latihan untuk kembali tentang chest opener, tetapi digabung dengan power yoga, hari ini lebih berkeringat dari kemarin.
Hari ke-29 (Truth Practice) salah satu latihan yang cukup pendek tetapi tetap mengena.
Hari ke -30 (Intuition Practice) seperti merangkum banyak gerakan dari yang sebelum-sebelumnya tapi sudah terasa lebih mudah lagi digerakkan.
Hari ke-31 (Presence Practice) adalah hari rangkuman seluruh gerakan dan pose-pose sulit yang harus dicoba sebelumnya (dan saya masih tetap belum bisa crow pose atau pose aneh-aneh lainnya) tetapi yang istimewa dari hari penutup ini adalah Adriene membebaskan untuk bergerak tanpa panduan darinya sambil diiringi musik. Di bagian penutupnya saya sampai menangis karena terharu bisa menyelesaikan bootcamp ini (ato mungkin kebawa suasana bapernya ya?)
Jadiiiii. . . manfaat yang didapat setelah menyelesaikan program ini adalah
1. Tubuh saya yang tingginya 163 setelah yoga ini jadi 165cm, kemungkinan karena bagian punggung dan kaki yang meregang, memang terasa lebih nyaman sekarang. Nyesel banget! Nyesel kenapa nggak dari dulu nyoba yoga.
2. Postur berdiri dan duduk yang lebih baik. Tubuh jadi otomatis lebih tegak meskipun banyak aktivitas berdiri dan duduk.
3. Sholat yang lebih nyaman dan khusyuk karena belajar untuk jadi tidak tergesa-gesa baik secara fisik dan mental.
4. Pencernaan yang lebih baik. Yoga membantu mengurangi nafsu makan dengan banyak gerakan yang dikhususkan untuk bagian perut.
5. Daaan ternyata juga menambah kekuatan tubuh, saya jadi bisa upgrade dumbell dari 3 kg ke 4 kg.
Yang jadi tantangan adalah konsisten untuk yoga setiap harinya. hahaha. Kadang kalau males banget ya saya biarkan alas yoga tetap tergulung. Tapi saya nggak kapok untuk berusaha meluangkan waktu untuk menggerakkan tubuh dengan yoga walaupun kalori yang dibakar tidak sebesar cardio atau weightlifting. Mungkin bulan depan bakal mencoba program bootcamp yoga lain yang dirilis oleh Adriene.
Silahkan mencoba yoga bootcamp ini ya. .
Kiss and kick, XOXO
Hari ke-28 (Heart Practice) latihan untuk kembali tentang chest opener, tetapi digabung dengan power yoga, hari ini lebih berkeringat dari kemarin.
Hari ke-29 (Truth Practice) salah satu latihan yang cukup pendek tetapi tetap mengena.
Hari ke -30 (Intuition Practice) seperti merangkum banyak gerakan dari yang sebelum-sebelumnya tapi sudah terasa lebih mudah lagi digerakkan.
Hari ke-31 (Presence Practice) adalah hari rangkuman seluruh gerakan dan pose-pose sulit yang harus dicoba sebelumnya (dan saya masih tetap belum bisa crow pose atau pose aneh-aneh lainnya) tetapi yang istimewa dari hari penutup ini adalah Adriene membebaskan untuk bergerak tanpa panduan darinya sambil diiringi musik. Di bagian penutupnya saya sampai menangis karena terharu bisa menyelesaikan bootcamp ini (ato mungkin kebawa suasana bapernya ya?)
Jadiiiii. . . manfaat yang didapat setelah menyelesaikan program ini adalah
1. Tubuh saya yang tingginya 163 setelah yoga ini jadi 165cm, kemungkinan karena bagian punggung dan kaki yang meregang, memang terasa lebih nyaman sekarang. Nyesel banget! Nyesel kenapa nggak dari dulu nyoba yoga.
2. Postur berdiri dan duduk yang lebih baik. Tubuh jadi otomatis lebih tegak meskipun banyak aktivitas berdiri dan duduk.
3. Sholat yang lebih nyaman dan khusyuk karena belajar untuk jadi tidak tergesa-gesa baik secara fisik dan mental.
4. Pencernaan yang lebih baik. Yoga membantu mengurangi nafsu makan dengan banyak gerakan yang dikhususkan untuk bagian perut.
5. Daaan ternyata juga menambah kekuatan tubuh, saya jadi bisa upgrade dumbell dari 3 kg ke 4 kg.
Yang jadi tantangan adalah konsisten untuk yoga setiap harinya. hahaha. Kadang kalau males banget ya saya biarkan alas yoga tetap tergulung. Tapi saya nggak kapok untuk berusaha meluangkan waktu untuk menggerakkan tubuh dengan yoga walaupun kalori yang dibakar tidak sebesar cardio atau weightlifting. Mungkin bulan depan bakal mencoba program bootcamp yoga lain yang dirilis oleh Adriene.
Silahkan mencoba yoga bootcamp ini ya. .
Kiss and kick, XOXO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar